Tampilkan postingan dengan label HIDUP SEHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIDUP SEHAT. Tampilkan semua postingan

Rabu, Februari 27, 2008

7 Cara Atasi Kulit Kaki Pecah dan Kapalan

7 Cara Atasi Kulit Kaki Pecah dan Kapalan

Jakarta, Senin - Kaki yang pecah-pecah membuat kecantikan perempuan kurang lengkap. Apalagi kalau terjadi kapalan di bagian tertentu. Coba cara berikut untuk mengatasinya.

Gara-gara kaki perempuan, sejarah Nusantara bisa berubah. Itu terjadi pada Ken Dedes. Gara-gara kain Ken Dedes tersingkap, Ken Arok terpesona melihat keindahan betis dan kakinya. Sejarah kemudian menuliskan Ken Arok bertahta sebagai raja Kerajaan Singasari dengan Ken Dedes sebagai permaisurinya. Kisah itu pun menyiratkan, kaki yang indah menambah poin daya tarik seorang perempuan. Sebaliknya, kaki kering dan pecah-pecah bakal menurunkan daya tarik itu.

Layak Diperhatikan

Seperti anggota tubuh yang lain, sebenarnya kaki juga layak mendapat perhatian ekstra. Jika rambut secara berkala mendapat perawatan creambath, kaki juga layak dimanjakan dengan pedikur untuk membersihkan kuku dan sel-sel kulit mati di sekitar kaki.

Memang sudah selayaknya kita memanjakan kaki karena kaki sudah bekerja keras sepanjang hari. "Kaki memiliki tugas berat sebagai penyangga tubuh kita," kata Djoko Kurniawan, brand manager produk perawatan kulit Erhalogy. Kaki yang sehat dan indah pasti akan menambah rasa percaya diri dan siap membawa tubuh kita ke mana pun pergi.

Mungkin karena kesibukan dan sering ditutup sepatu, kecantikan kaki sering terabaikan. Tanpa disadari kemudian muncul masalah, mulai dari kaki bau, kulit sangat kering, pecah-pecah. "Selain kaki kering dan pecah-pecah, masalah yang sering dialami perempuan Indonesia adalah penebalan di bagian tertentu kulit kaki. Ini sering kita sebut kapalan atau callus dalam bahasa kedokteran," sebut Dr Indrawati Widjaja, SpKK, dokter spesialis kulit dari Erha Institute Jakarta.

Kulit kaki dan tumit yang ekstra kering itu terjadi karena jenis kulit yang memang kering, kelainan kulit bawaan, terjadi dehidrasi atau kekurangan air pada kaki. Jenis kulit kaki yang kering bakal tambah parah jika terpapar pendingin udara atau terpapar cuaca kering terus-menerus. Belum lagi jika kaki juga terpapar zat-zat kimia dari deterjen, pembersih lantai dan lain-lain. "Karena itu, usahakan menggunakan alas kaki saat mencuci atau membersihkan lantai," kata Dr Indrawati.

"Kalau masalah penebalan atau kapalan pada kaki, terutama terjadi pada bagian yang sering bergesekan dengan sepatu atau sandal. Biasanya penebalan kulit ini terjadi karena penggunaan sepatu hak tinggi, gangguan dari tulang metatarsal, ketidaknormalan cara berjalan, atau oleh obesitas," paparnya.

Rendam Air Hangat

Untuk masalah kulit kaki kering, ia menyarankan untuk tak lupa mengoleskan body lotion di daerah kaki. "Tetapi, bukan sembarang body lotion. Pilih yang mengandung banyak pelembab," katanya. Selain mengoleskan pelembab, jangan lupa merendam kaki selama setengah jam dalam air hangat seminggu dua atau tiga kali. "Setelah itu bersihkan kaki dengan sikat lembut. Untuk mengikis sel-sel kulit mati dan kulit yang kapalan, kaki bisa digosok menggunakan scrub atau batu apung," ujarnya.

Dr Indrawati mengingatkan bahwa kulit kapalan harus benar-benar siap terlebih dahulu sebelum digosok dengan scrub atau batu apung. Kulit di bagian itu harus dilunakkan dulu dengan produk yang mengandung asam salisilat, asam laktik dan karbamid. Asam salisilat berfungsi melepaskan dan menghilangkan sisik pada lapisan stratum korneum. Asam laktik berfungsi meningkatkan kadar air pada kulit, sedangkan karbamid sebagai pelembab pada kulit kaki kering.

Cara Mudah Percantik Kaki


1. Manjakan kaki dengan pedikur.


Jangan lupa minta pada terapis kaki Anda untuk memoles kutek pada kuku kaki. Kaki Anda bakal terlihat indah dan terawat.

2. Hindari duduk terlalu lama.


Duduk terlalu lama akan membuat kaki bengkak.

3. Batasi asupan garam.


Ini juga akan membuat kaki Anda bengkak.

4. Batasi pemakaian stiletto.


Memang Anda jadi terlihat seksi dan menarik bila memakai stiletto, tetapi sebaiknya jangan terlalu lama memakainya. Sepatu ini oke jika dipakai ke pesta, tetapi kurang nyaman bila dipakai ke kantor.

5. Oleskan minyak zaitun.


Pilih minyak zaitun jenis extra virgin. Jenis zaitun ini adalah sumber vitamin E yang baik dan bisa jadi pelembab untuk mengatasi tumit dan kaki kering.

6. Tambahkan susu atau minyak esensial.

Teteskan minyak esensial kesukaan Anda pada air rendaman kaki. Anda rileks, kaki pun jadi cantik. Anda juga bisa memanjakan kaki dengan mandi susu karena susu bisa melembutkan dan melembabkan kaki.

7. Coba pijat refleksi kaki.

Pijat ini bersifat merilekskan. Tawaran pijat refleksi sekarang mudah ditemui. Bahkan, ada yang menawarkan pijat refleksi sekaligus pedikur! (Gaya Hidup Sehat). DIY.

http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.25.17272337&channel=1&mn=35&idx=37
Senin, 25 Februari 2008 17:27 Wib

Senin, Februari 18, 2008

Aktif Semasa Hamil, Anak Rajin Olah Raga

Aktif Semasa Hamil, Anak Rajin Olah Raga

INFORMASI berikut mungkin cocok buat Anda yang tengah mengandung. Sebuah studi yang dilakukan Bristol University di Inggris yang diberitakan www.bbc.co.uk melaporkan bahwa para ibu yang aktif semasa hamil kelak akan melahirkan anak yang cenderung lebih aktif berolahraga pula.

Studi ini melibatkan 5.500 anak-anak usia antara 11 dan 12 tahun. British Medical Journal melaporkan juga, studi ini tidak mengikutsertakan faktor-faktor biologis. Para periset juga menyebutkan, para ibu yang semasa hamil aktif berolah raga cenderung akan meneruskan kegiatan tersebut setelah melahirkan.

Ini berarti, mereka akan memberikan contoh yang baik kepada anak-anak mereka. Para ibu aktif ini juga akan memberikan semangat kepada anak-anak untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik untuk kesehatan. Seperti berolahraga.

Pemimpin riset Calum Mattocks menyatakan usia anak-anak prasekolah merupakan usia yang penting untuk diberikan contoh kegiatan dari orang tua. "Jika anak-anak pada usia ini rutin melihat orang tua mereka melakukan kegiatan olah raga, mereka akan ikut terpengaruh dan mengikuti kebiasaan baik tersebut," ujarnya.

Dalam studi ini, tim riset mengumpulkan data aktivitas anak-anak usia 11-12 selama setidaknya tiga hari. Mereka menganalisis kegiatan yang dilakukan anak-anak, termasuk seberapa aktif ibu mereka saat mengandung.

Hasilnya, anak-anak yang ibunya rajin berlatih jalan kaki dan berenang semasa hamil, 3%-4% lebih aktif ketimbang anak-anak yang ibunya jarang berolah raga semasa hamil.

Informasi itu tentunya berguna buat perkembangan anak, terutama karena statistik menunjukkan jumlah obesitas pada anak bertambah dua kali lipat dalam dekade terakhir. Satu dari empat anak diperkirakan mengalami obesitas. (Wey/M-2)

Sumber :
http://www.mediaindonesia.com/17 Januari 2008.

Ibu Perokok Pengaruhi Kesuburan Anak

Ibu Perokok Pengaruhi Kesuburan Anak

SATU lagi informasi seputar kehamilan. Sebuah riset yang ditulis dalam www.webmd.com menyimpulkan, para ibu yang merokok sebelum, semasa, dan setelah kehamilan, akan berakibat terganggunya kesuburan anak perempuan yang mereka kandung.

Studi ini menggunakan tikus betina yang disuntikkan racun rokok sebelum mereka hamil, dan selama mereka menyusui anak-anak mereka.

Hasilnya memang tidak ada pengaruh untuk kotoran dan air kencing para tikus betina tersebut. Tapi fungsi rahim pada anak-anak tikus yang betina menjadi terpengaruh.

Pemimpin riset, Andrea Jurisicova, menyatakan penemuan studi ini masih perlu dilanjutkan dengan riset seputar pengaruh asap rokok dan racun-racun lain dari lingkungan yang bisa memengaruhi kesuburan. "Kami ingin memberi kesadaran dan kewaspadaan kepada masyarakat. Riset ini menyimpulkan, perempuan yang memiliki kebiasaan merokok akan berpengaruh pada kesuburan anak-anak yang kelak dilahirkannya, tanpa menyadarinya," ujarnya.

Merokok pada masa kehamilan memang banyak dikaitkan dengan beragam komplikasi, misalnya kelahiran bayi dengan berat badan kurang, atau masalah plasenta dan kelahiran prematur. Berbagai studi telah membuktikan adanya kaitan antara pengaruh paparan asap rokok di rahim dan terganggunya kesuburan anak yang dilahirkan, baik itu anak laki-laki maupun perempuan. Tapi alasan keterkaitan tersebut belum pasti.

Dari riset pimpinan Andrea, anak-anak tikus dari induk tikus yang sudah disuntikkan racun rokok ternyata memiliki jumlah folikel rahim dua pertiga lebih sedikit daripada folikel normal. Setiap folikel rahim mengandung satu sel telur. Ini berarti, semakin sedikit folikel yang dimiliki, semakin sedikit pula sel telur yang dihasilkan.

Dalam studi terpisah yang dilakukan University of Aberdeen, periset bidang fertilitas, Paul Fowler, melaporkan penemuan yang sama tapi untuk kasus anak-anak lelaki. Menurut studi tersebut, anak-anak lelaki yang lahir dari ibu yang merokok semasa hamilnya memiliki tingkat gen DHH yang setengah dari anak-anak yang lahir dari ibu yang tidak merokok. Gen DHH merupakan gen yang berpengaruh dalam pertumbuhan testis. Menurut Fowler, testikel yang berukuran kecil berkaitan dengan jumlah produksi sperma yang rendah. "Ini menjelaskan bahwa merokok semasa hamil akan memengaruhi tingkat kesuburan anak lelaki yang kelak dilahirkan," jelas Fowler. (Wey/M-2)

Sumber :
http://www.mediaindonesia.com/
17 Januari 2008.